Kalimantan Selatan — Dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata dan transportasi air, Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala menggelar rapat koordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan. Rapat ini membahas rencana pembangunan dermaga di kawasan wisata Pulau Kembang, yang merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kalimantan Selatan.
Pulau Kembang dikenal sebagai kawasan konservasi alam yang kaya akan keanekaragaman hayati, khususnya populasi kera ekor panjang (Macaca fascicularis) yang menjadi daya tarik utama wisatawan. Kawasan ini secara administratif dikelola oleh BKSDA Kalimantan Selatan dan memiliki status sebagai Kawasan Suaka Alam (KSA), yang artinya setiap aktivitas pembangunan di dalamnya harus melalui pengawasan ketat dan izin resmi dari instansi konservasi tersebut.
Rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Dinas Perhubungan Barito Kuala dalam memastikan bahwa rencana pembangunan dermaga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun ekosistem yang ada di Pulau Kembang.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi antarinstansi dalam perencanaan pembangunan yang bersinggungan langsung dengan kawasan konservasi. BKSDA sebagai otoritas pengelola kawasan memberikan arahan dan masukan teknis, sementara Dinas Perhubungan Barito Kuala berperan sebagai pelaksana kebijakan transportasi daerah yang juga mendukung sektor pariwisata (21/7).