Marabahan — Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala menjadi pelaksana upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Kuala pada Senin pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Batola, Jaya Hidayatullah, selaku pembina upacara.
Dalam amanatnya, Jaya Hidayatullah menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan terus berupaya mengoptimalkan kinerja di tengah tantangan berkurangnya transfer keuangan daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah, lintas sektor, serta tim satuan tugas terkait, Dishub Batola berfokus mengembangkan potensi Sungai Barito sebagai jalur strategis kegiatan ekonomi, khususnya sektor transportasi batubara, guna memperkuat peran Perusahaan Daerah (Perusda).
Ia menjelaskan bahwa berbagai dokumen teknis pelayanan telah dipersiapkan untuk mendukung pengelolaan retribusi daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya digunakan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Kuala.
Selain menyampaikan program pengembangan sektor transportasi, Kepala Dishub Batola juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap regulasi Over Dimension Over Loading (ODOL). Ia mengingatkan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan penerapan kebijakan ODOL secara penuh pada tahun 2027 tanpa adanya toleransi bagi pelanggaran.
Sebagai bentuk persiapan menuju kebijakan tersebut, pada tahun 2026 Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala akan mengedepankan pendekatan persuasif dan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bersama mengenai dampak kendaraan ODOL yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.
Menutup amanatnya, Jaya Hidayatullah mengajak seluruh ASN untuk menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di lingkungan masyarakat. Menurutnya, keselamatan transportasi harus menjadi prioritas utama yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat demi terciptanya sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.